Latest Post

Ini dia beragam koleksi ekslusif T-Shirts bertema jazz yang dapat Anda miliki sekarang juga. Didesain secara menarik dan jazzy untuk Anda koleksi atau diberikan kepada orang-orang yang Anda cintai. Berikut ini adalah koleksi T-Shirts Jazz selengkapnya:
Harga T-Shirts:
Ukuran S & L = IDR 100,000
Ukuran XL = IDR 105,000
Ukuran XXL = IDR 110,000
Ukuran XXXL = IDR 120,000
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim via JNE




Ini dia beragam koleksi ekslusif T-Shirts bertema jazz yang dapat Anda miliki sekarang juga. Didesain secara menarik dan jazzy untuk Anda koleksi atau diberikan kepada orang-orang yang Anda cintai. Berikut ini adalah koleksi T-Shirts Jazz selengkapnya:
Harga T-Shirts:
Ukuran S & L = IDR 100,000
Ukuran XL = IDR 105,000
Ukuran XXL = IDR 110,000
Ukuran XXXL = IDR 120,000
Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim via JNE


lewat panggung penghargaan musik Grammy Awards masyarakat dibuat terpukau oleh penampilan Joey Alexander. Pianis jazz berusia 12 tahun yang lahir di Bali itu memang gagal menyabet penghargaan Grammy dari dua nominasi yang diraihnya, tapi aksinya di panggung membuat masyarakat berpikir Joey masih punya banyak waktu untuk mendapatkan penghargaan musik bergengsi berikutnya.

Profile Joe Alexander

Joey mengenal musik sejak usia belia, di umur 6 tahun. Sosoknya yang hiperaktif membuat orang tuanya memutuskan menyalurkan energi Joey lewat denting piano. Ternyata musik berhasil menaklukkan Joey hingga membawanya mendapat julukan jenius di bidang musik.

Sebelum tampil di Grammy Awards, VOA Indonesia mewawancarai Joey secara eksklusif. Dan, Joey bercerita tentang alasannya memilih jazz.


"Dengan jazz, diri saya merasa bisa mengekspresikan kebebasan yang bisa membawa diri saya mempunyai perasaan swing dan blues. Ketika mendengarnya, kita akan merasakan perasaan itu. Dan tanpa blues, jazz itu tidak akan pernah ada. Bagi saya improvisasi adalah bermain dari hati, jadi ketika bermain di atas panggung semua tergantung dari hati dan bukan sesuatu yang direncanakan."

Mengenai dua nominasi yang diraihnya, Joey merasa bersyukur. Terutama karena nominasi itu membuatnya merasa disejajarkan dengan musisi-musisi ternama.

"Saya juga bersyukur kepada kedua orang tua saya terutama ayah saya yang telah membimbing saya di bidang musik. Saya juga sangat berterima kasih kepada produser album saya Jason Olaine dan juga musisi handal Wynton Marsalis yang telah sangat membantu diri saya."

Joey Alexander
Nama lahirJosiah Alexander Sila
Lahir25 Juni 2003 (umur 12)
Bali, Indonesia
GenreJazz
PekerjaanMusisi
InstrumenPiano
Tahun aktif2012–present
LabelMotéma Music
Situs webjoeyalexandermusic.com


Joey Alexander (lahir : Josiah Alexander Sila lahir di Denpasar, 25 Juni 2003; umur 12 tahun) adalah pianis jazz asal Indonesia. Dalam usia sangat muda (7 tahun) ia telah menguasai teknik permaiann piano dan improvisasi yang sangat penting dalam aliran musik jazz. Ia merilis album musik perdananya yang berjudul "My Favorite Things" pada tanggal 12 Mei 2015 di usia 11 tahun di bawah Motema Record, New York. Melalui album ini, Joey mendapatkan nominasi Anugerah Grammy untuk dua kategori: Best Instrumental Jazz Album ("My Favorite Things") dan Best Jazz Solo Improvisation (Giant Steps dari album tersebut).



Joey hampir sepenuhnya belajar musik jazz sendiri (autodidak) sejak usia enam tahun, ketika ia diberi hadiah keyboard oleh orang tuanya. Ia pernah tampil di hadapan Herbie Hancock dan Bill Clinton. Pada tahun 2014, Wynton Marsalis mengundang Alexander untuk bermain di malam gala Jazz at Lincoln Center 2014, dan ia menjadi "sensasi dalam semalam", tulis The New York Times. Joey memenangi Grand Prix dalam Master-Jam Fest 2013, dan tampil di Montreal International Jazz Festival dan Newport Jazz Festival 2015.

Alexander adalah artis Indonesia pertama yang masuk dalam Billboard 200 di Amerika Serikat, dengan album debutnya My Favorite Things mencapai peringkat 174 pada 30 Mei 2015.

Akan sangat menyenangkan jika mengisi waktu luang dengan mendengarkan lagu – lagu jazz dari puluhan musisi terbaik indonesia. Penyanyi jazz maupun musisi terbaik Indonesia selalu menghadirkan warna musik yang bernuansa indah dan sejuk untuk di dengar. Musik jazz merupakan salah satu genre musik yang populer di masyarakat Indonesia, tidak heran juga jika banyak penyanyi ataupun musisi ikut serta dalam mewarnai musik jazz di tanah air. Sandy Sandoro, Marcello Tahitoe, Gilang Ramadhan dan yang lainnya, mereka merupakan beberapa musisi Indonesia yang terpopuler dan terkenal dengan gayanya dalam bermusik.

Jazz merupakan salah satu aliran musik cukup populer dan digandrungi banyak kalangan. Tak hanya mereka yang berusia dewasa, kalangan muda pun keranjingan dengan jenis aliran musik satu ini. Banyak musisi jazz yang menjadi idola masyarakat Tanah Air.



1. RAISA
Siapa tak kenal penyanyi berparas cantik Raisa, salah musisi berbakat yang didaulat sebagai musisi jazz paling populer di tanah air saat ini. Dalam waktu singkat, Raisa telah banyak mengeluarkan single yang easy listening dan terbukti digemari masyarakat Indonesia. Sebut saja Could It Be, Teka Teki, serta Serba Salah. Wanita kelahiran Jakarta, 6 Juni 1990 ini memang sering kali membawakan lagu-lagu bergenre jazz.

2. TOMPI
Musisi jazz terpopuler selanjutnya adalah Tompi. Musisi yang juga berprofesi sebagai dokter ini sudah malang melintang di dunia musik Tanah Air sejak 2003. Total ada 9 album yang telah dihasilkan pemilik nama Teuku Adi Fitrian ini di antaranya Sedari Dulu dan Menghujam Jantungku. Suara melengking menjadi ciri khas dan karakter Tompi di atas panggung. Hanya dengan mendengarkan suaranya saja, kita sudah bisa tahu bahwa sang pemiliki suara adalah Tompi.

3. INDRA LESMANA
Pria kelahiran Jakarta, 28 Maret 1966 ini pernah mengenyam sekolah musik di Australia. Selama di Australia, Indra mendapatkan banyak ilmu sejumlah musisi jazz Negeri Kangguru, dari Don Burrows, Roger Frampton dan Paul McNamara. Putra musisi jazz kawakan Indonesia Jack Lesmana ini pun juga melebarkan sayapnya di kancah internasional, salah satunya pada tahun 2008 di mana dirinya diundang tampil di acara Asia-Pacific Weeks di Berlin, Jerman.

4. ANDIEN
Andini Aisyah Haryadi, atau yang biasa dikenal dengan Andien adalah satu dari sedikit musisi jazz wanita Indonesia. Sejak 2000, dia telah menghasilkan 6 album, yaitu Bisikan Hati (2000), Kinanti (2002), Gemintang (2005), Kirana (2010), #Andien (2013), Let It Be My Way (2014). Selain itu dia juga membentuk sebuah grup vokal bersama dengan Rieka Roeslan, Nina Tamam, Iga Mawarni, dan Yuni Shara dengan nama 5 Wanita.

5. TULUS
The Rising Star, sebutan ini memang cocok diberikan kepada pria bernama lengkap Muhammad Tulus. Pria yang satu ini memang sedang melejit akhir-akhir ini. Semenjak single pertamanya dirilis dengan judul Sewindu, dia tidak pernah absen melantunkan hits yang selalu menempati tangga lagu teratas musik Indonesia. Misalnya seperti Teman Hidup, Sepatu, Gajah dan Jangan Cintai Aku Apa Adanya. Walaupun Tulus sering bernyanyi dengan nuansa musik jazz, namun ia tidak mengatakan aliran musiknya jazz. Dia lebih senang mengatakan aliran musiknya dengan nama “Eklektik”.

6. MALIQ & D’ ESSENTIALS
Maliq & D'Essentials adalah sebuah grup musik beraliran jazz asal Jakarta. Maliq merupakan kepanjangan dari Music And Live Instrument Quality. Grup band yang lahir semenjak tahun 2002 ini saat ini beranggotakan 6 orang, yaitu Angga dan Indah (vokal), Jawa (bass), Widi (drum), Lale (gitar), Ilman (Kibord). Semenjak penampilanya di Jakarta International Jazz Festival 2005, Maliq tidak pernah absen mencetak lagu hits di antaranya Terdiam (2004), Itu Adanya (2007), Mata Hati Telinga (2009), Menari (2010), Setapak Sriwedari (2013), dan Himalaya (2014).

7. CALVIN JEREMY
Berparas tampan dan suara merdu memang menjadi daya tarik pria kelahiran Jakarta, 6 Mei 1991 ini. Calvin sampai saat ini telah membuat 2 album, yaitu Selamanya (2010) dan Calvin Jeremy (2012). Nama Calvin Jeremy mulai melejit saat menyanyikan lagu utamanya Dua Cinta Satu Hati pada 2010. Namanya kian tersohor setelah ia sering mengupload videonya bermusik di YouTube dengan menyanyikan lagu-lagu John Mayer.

8. DIRA SUGANDI
Penyanyi kawakan ini memang sudah tidak diragukan lagi kiprahnya di belantika musik Indonesia. Salah satu moment paling spesial perempuan bernama lengkap Dira Julianti Sugandi ini adalah saat berduet dengan penyanyi latin Keith Martin pada 2005 dan Jason Mraz pada tahun 2009 pada acara Java Jazz Festival. Di album terakhirnya, Dira menggarap album tersebut bersama dengan musisi bertaraf internasional yaitu Bluey dan Incognito.

9. BENNY LIKUMAHUWA
Benny Likumahuwa adalah salah satu musisi jazz senior Tanah Air. Benny lihai dalam memainkan berbagai macam alat musik seperti bongo, bass, clarinet, saksofon, dan trombon. Awal kariernya bermusik dengan bergabung bersama Cresendo Band. Ia juga pernah membentuk sebuah band bernama The Augersindo dan tur keliling Asia. Benny turut aktif dalam berbagai acara bertaraf internasional. Sebut di antaranya The Singapore Jazz Festival tahun 1986, The Jakarta Jazz Festival tahun 1988, dan The North Sea Jazz Festival tahun 1990 di Belanda.

10. SYAHARANI
Penyanyi dengan nama lengkap Saira Syaharani Ibrahim merupakan salah satu musisi jazz wanita kondang yang dimiliki Indonesia. Dia pernah mewakili Indonesia di North Sea Jazz festival pada tahun 2001. Sampai saat ini, dia telah merilis sedikitnya 3 album, yaitu Love (1999), Magma (2002), dan Syaharani (2004). Pada tahun 2006, dia kembali meluncurkan sebuah karya. Namun kali ini tidak sendiri, melainkan bareng dua teman lamanya, Achmad "Didit" Fareed dan Donny Suhendra. Mereka membentuk sebuah kolaborasi bernama Syaharani dan Queenfireworks.

Nah itu sekian dulu buat temen-temen blogger jazz artikel tentang Musisi Jazz Terbaik Indonesia.

Musik jazz memang bukanlah genre musik paling populer, namun setidaknya jazz sudah memiliki fondasi yang kuat di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan cukup banyaknya keberadaan komunitas penggemar jazz di Indonesia. Jazz dikenal lewat nada irama yang pelan dan easy listening. Selain itu jazz juga memiliki ciri khas intrumen berupa gitar, saksofon, trumpet, biola, piano dan instrumen alat musik lainnya. Perkembangan musik jazz memiliki sejarah yang cukup panjang. Jazz juga memiliki subgenre jenis aliran musik jazz yang cukup banyak. Perkembangan musik jazz juga telah masuk di Indonesia dan kini sudah mulai populer. Berikut akan kami sajikan sejarah lengkap perkembangan jazz di negara Indonesia.




Di Indonesia, musik jazz pertama kali masuk pada era 1930-an yang dibawa oleh musisi musisi dari negara Filipina. Musik jazz yang dibawa imigran Filipina pertama kali hanya diperdengarkan di Jakarta saja. Dengan ciri khas instrumen trumpet dan saksofon, musik jazz sempat populer di kota Jakarta saat itu. Musisi musisi Filipina ini banyak memainkan lagu lagu ritme jazz seperti latin dan boleros di hotel-hotel di Jakarta. Mereka juga memainkan lagu lagu jazz mereka di kota-kota lain seperti Bandung dan Surabaya yang membuat jazz mulai dikenal di seluruh Indonesia.

Di tahun 1948, musik jazz kembali dibawa oleh grup dan musisi orkestra simfoni asal Belanda bersama dengan musisi musisi lokal. Setelah itu grup band jazz asal Indonesia pun banyak yang bermunculan, seperti Iskandar's Sextet, The Progressive Trio, The Old Timers atau Octet. Selain itu juga ada kelompok Jazz Riders yang populer di era 50-an yang dibentuk oleh musisi Bill Saragih. Di era tersebut juga terdapat grup Jack Lemmers asal Surabaya yang mampu eksis. Sementara di Bandung juga terdapat musisi musisi jazz senior seperti Eddy Karamoy, Joop Talahahu dan Iskandar.

Di tahun 1980-an, alur perkembangan musik jazz Indonesia makin gencar dengan munculnya musisi musisi dan penyanyi jazz Indonesia yang berbakat seperti Ireng Maulana, Benny Likumahuwa, Oele Pattiselano atau Elfa Secioria. Mereka piawai dalam berbagai instrumen musik jazz mulai dari gitar, piano, bass, trombon, biola, saksofon atau vokal. Kepopuleran jazz membuat genre musik ini makin digemari dan menarik kalangan musisi muda Indonesia.

Berbagai subgenre jazz hasil kombinasi dengan genre lain seperti rock jazz atau fusion jazz mulai muncul di Indonesia. Musisi Fariz RM misalnya, mampu mempopulerkan musik jazz dengan genre new age yang merupakan kombinasi musik pop jazz dan latin. Selain itu juga terdapat grup jazz Krakatau yang terdiri dari Indra Lesmana, Donny Suhendra, Dwiki Darmawan, Gilang Ramadan dan Pra B. Dharma yang populer dengan musik jazz mereka, yang kemudian berubah nama menjadi Java Jazz.

Era musik modern di awal modern, musik jazz kian bertransformasi dengan genre musik lain. Ada banyak musisi dan penyanyi beraliran jazz yang populer dengan memadukan dengan genre dan jenis musik lain. Dewa Budjana, Andien, Tompi, Syaharani hingga grup band Maliq & D'Essentials adalah contoh musisi jazz yang non-mainstream. Mereka pun masuk dalam deretan penyanyi jazz Indonesia terbaik saat ini.

Saat ini musik jazz pun banyak digemari dan sering diputar di kafe-kafe di kota kota besar di Indonesia. Ada banyak komunitas komunitas jazz yang tersebar di Indonesia, terutama di kota Jakarta, Surabaya, Bandung atau Bali yang memang sering mengadakan konser Java Jazz dan festival jazz lainnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.